10 September 2011

Puisiyangbelumtahujudulnyaapa :)

sebuah memori terekam dalam
ingatanku yang selintas memburam
akan secuil momen di malam enam bulan silam

kau kirimkan pesan padaku
tuk tanyakan keberadaanku
kaupinta kubukakan pintuku
tukku segera beranjak temuimu

di depan kamar enam nol sembilan
lantai enam hotel madani medan
kau dan aku berhadapan bertatapan

di hadapan lift yang jadi saksi bisu
kuingat kau bagi rasamu saat itu
tentang problema fisikamu
yang sesiangan baru berlalu

(belum selesai, to be continued)

-Almost 7 months pass by after I wrote this, and still I haven't continued this haha-

2 komentar:

  1. That's good action to have a balanced brain. Biar otaknya ngak miring ke kiri terus perlu diseimbangkan dengan seni. he.he. kayak Mas Andrea Hirata, atau Kakanda Khaled Hosseini, penulis novel 1st New York Best Seller, "The Kite Runner", whereas ia seorang dokter.Luar Biasa! :)

    BalasHapus
  2. Iya, Pak.
    Tapi kalo saya cenderung lebih suka jadi penikmat daripada penulis, hehe. kalo nulis lebih suka nulis review buku.

    BalasHapus