30 November 2011

dream

last night I slept earlier, but then I woke up at about 11 pm and did my tasks.
then I couldn't sleep til 2 am.. Strangely, he appeared in my dream, hugged me directly and cried on my shoulder. It felt so real that when I woke up I felt like I've just really met him.. So strange..

13 November 2011

Madre, A Must Read Book

Madre – Dewi Lestari

Alright, aku mau coba bikin semacam resensi dari buku yang baru aku baca, Madre. Buku ini hadiah ultahku dari aunty aku tersayaaaang :D

Identitas buku

Judul buku : Madre

Penulis : Dewi Lestari

Penerbit : Bentang Pustaka

Cetakan ke- : dua, Agustus 2011

Tebal buku : xiv + 162 hlm, 20 cm



Siapa sih yang ga kenal sama Dewi Lestari? Hayo siapa? Penulis yang satu ini udah terkenal banget deh. Selain sebagai penulis Dee juga dikenal sebagai penyanyi.

Karya pertama Dee yang aku baca adalah Supernova : Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh. Untuk ukuran aku yang masih SMA, bisa dibilang novel itu cukup berat. Bahasanya tinggi siih, mungkin aku aja yang ga nyampe ya pemahamannya. Tapi setelah beberapa kali aku baca akhirnya paham juga sih maksudnya. Dan setelah baca itu aku langsung jatuh cinta sama tulisan Dee. Tulisannya puitis, romantis, tapi realistis, dan seringkali nyeleneh.

Sekarang aku bahas soal Madre dulu deh, karya terbaru Dee, buku ketujuh sekaligus kumpulan fiksi ketiganya setelah Filosofi Kopi dan Rectoverso. Aku udah punya Rectoverso, tapi belum punya Filosofi Kopi. Berharap banget bisa baca Filosofi Kopi huhu T.T

Oke, balik lagi soal Madre. Kumpulan fiksi ini berisi beberapa cerpen, cerpen yang agak panjang, dan puisi.


1. Madre

Diawali dengan cerpen yang agak panjang berjudul sama, Madre. Kata Madre berasal dari bahasa Spanyol yang artinya ibu. Dalam kisah ini, Madre adalah adonan biang roti. Tokoh utama dalam cerpen ini adalah Tansen.


“Apa rasanya sejarah hidup kita berubah dalam sehari? Darah saya mendadak seperempat Tionghoa, nenek saya ternyata tukang roti, dan dia, bersama kakek yang tidak saya kenal, mewariskan anggota keluarga yang tidak pernah saya tahu: Madre.”

Tansen – Madre


Ya, sejarah hidup Tansen ternyata kompleks. Hidupnya seolahberubah dalam sehari. Ia yang dapat dikatakan seorang freelancer tiba-tiba harus mewarisi toko roti dan menjadi tukang roti.

Dari toko roti tua itu banyak pelajaran yang dapat kita ambil. Dee menunjukkan kehidupan tradisional para tukang roti. Bagaimana Madre dianggap sebagai bagian dari keluarga, bagaimana toko roti itu bukan sekedar toko, tapi hidup orang-orang yang bekerja di baliknya. Bagaimana orang-orang tersebut hidup dalam keakraban dan kedamaian. Hal itu yang mungkin ingin diajarkan Dee pada kita semua.

Yah, di toko roti inilah Tansen menemukan arti hidup yang sesungguhnya. Ia bahkan menemukan gadisnya, Mei, karena roti. Cerita ini dibawakan Dee dengan menarik sehingga pembaca seolah menjadi tokoh utama, ya, seperti karya-karya Dee yang lain.


“Mungkin karena memang nggak ada yang kebetulan, Pak. Mungkin sudah harusnya saya di sini.”

Tansen – Madre


Ya, aku jadi belajar kalo tidak ada kebetulan, segala hal sudah ada garisannya, jauh sebelum kita ada. Semua hal terjadi karena memang sudah seharusnya terjadi.


2. Rimba Amniotik

Selanjutnya adalah Rimba Amniotik. Prosa ini merupakan perbincangan seorang ibu dengan janin yang tengah dikandungnya, ditulis Dee untuk Atisha yang tengah dikandungnya saat itu.


“Terima kasih untuk perjalanan ini. Untuk pilihanmu datang melalui aku. Untuk proses yang tak selalu mudah, tapi selalu indah.”


3. Perempuan dan Rahasia


“…Seorang laki-laki tak kuasa bertanya

Mengapa perempuan ada

Siapa itu yang berdiam dalam keanggunan

Tanpa perlu mengucap apa-apa

Ialah puisi yang merajut cinta dengan bumi dan rahasia

Hingga semua jiwa bergetar saat pulang ke pelukannya”


It’s my favorite part. Uhh, merinding ga sih bacanya? Bahasa Dee memang tinggi menurutku, tapi indah, jadi ngerasa damai deh bacanya :D


4. Ingatan tentang Kalian


“… Cinta dan sahabat

Sahabat dan cinta

Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana

Sisanya fana”


5. Have You Ever?

Salah satu favoritku dalam buku ini. ‘Have you ever…?’ Pertanyaan ini terlontar tanpa pernah selesai. Mengapa? Karena sebenarnya si penanya tak pernah tahu apa yang mau ia tanyakan. Cerpen ini menceritakan Howie yang mengejar sesuatu yang bahkan ia sendiri tidak tahu apa sampai ke Australia. Dan saat ia melihat Bintang Selatan – The Southern Cross – ia menemukan yang ia cari.


“I stop asking question. That’s what matter!”

Howie – Have You Ever?


“Hidup telah menunjukkan dengan caranya sendiri bahwa aku senantiasa dipandu. Tak perlu tahu ke mana semua berakhir.”


6. Semangkuk Acar untuk Cinta dan Tuhan

Apa itu Cinta? Apa itu Tuhan? Dua pertanyaan yang melahirkan berjuta argument dari mulut manusia, namun tidak pernah ada jawaban yang memuaskan mengenai keduanya. Dee menganalogikannya dengan semangkuk acar dan bagaimana mengupas bawang untuk acar tersebut dengan tangannya sendiri.


“Itulah cinta. Itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan. Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban.”


7. Wajah Telaga


“… saat engkau mencair menjadi aku dan aku hidup oleh sentuhanmu

Bersua tanpa samara apa-apa

Saat semua Cuma cinta

Cinta semua saat

Dan bukan lagi saat demi saat.”


Romantiiiis :D


8. Tanyaku pada Bambu


“… degup itulah satu alasan ia ada

Sebagaimana semua

Yang bersebab dan berakibat

Termasuk bambu dan aku.”


Puisi ini menceritakan kelahiran dan kehidupan.bagus banget deeh .


9. 33


“Bagiku 33 adalah engkau dan aku. Menjalani napas demi napas tanpa perlu tahu aapa yang dijanjikan lilin, nasi, tahu, tawa, tangis, dan segala karya yang tercipta buat kita berdua.”


Ini adalah puisi yang Dee buat untuk suaminya, Reza Gunawan, yang pada saat itu berusia 33 tahun 33 hari.


10. Guruji


“Bahkan sedetik yang lalu pun kita bukan manusia yang sama.”

Ari (Guruji) – Guruji


Cerpen ini menceritakan dua tokoh bernama Ari. Ari (pria) berminat pada bidang penyembuhan dan pada akhirnya menjadi seseorang yang disebut Guruji. Sedangkan Ari lainnya (wanita) mencari jejak Ari dalam diri Guruji, namun ia tak menemukan sosok Ari yang dulu.


11. Percakapan di Sebuah Jembatan


“Dan aku bertanya: inikah kedaulatan yang sesungguhnya?

Saat manusia bersatu dengan apa yang mengelilinginya”


Sebuah puisi mengenai pahlawan, yang ditulis Dee pada hari pahlawan.


12. Menunggu Layang-Layang

Nah, ini merupakan cerpen yang paling aku suka dalam buku ini. Kubaca dua kali, dan dua kali pula aku menitikkan air mata. Haha, banyak quote yang bisa kutuliskan ulang di sini.


“Kalau kita tahu pasti apa yang kita mau, ngapain buang energy buat coba-coba? Masalahnya, kamu nggak pernah tahu yang kamu mau.”

Christian


“Kadang-kadang kamu harus terjun dan jadi basah untuk tahu air, Che. Bukan Cuma nonton di pinggir dan berharap kecipratan.”

Starla


“Dunia ini adil.”

Christian


“Layang-layang itu bebas di langit. Tapi tetap ada benang yang mengikatnya di bumi. Jangan lepason aku, Che.”

Starla


“Aku… memang segitu takutnya… segitu nggak percayanya… tapi, aku sekarat tanpa kamu.”

Christian


“Gimana mungkin aku curhat sama kamu—tentang kamu?”

Starla


“Anggap aja kamu ikan lele. Bisa berkembang biak di septic tank. Dia hidup bahagia di tempat sampahnya.”

Christian


Cerpen ini menurutku manis banget. Bagaimana Starla dan Christian sebenarnya sama-sama merasa kesepian. Namun mereka menanganinya dengan cara yang berbeda. Starla –seperti kolektor- selalu mencari. Sedangkan Christian bertahan dengan kesendiriannya dalam sepi.

Christian menjadi tempat sampah setia bagi Starla selama empat tahun. Namun pada akhirnya mereka sadari mereka saling membutuhkan, saling melengkapi.

Cerita ini disajikan oleh Dee dengan sangat indah ^^


13. Barangkali Cinta

Puisi ini pernah saya baca sebelumnya di blog pribadi Dee. Pas sekali sebagai penutup buku ini.


“… Pastilah cinta

Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan

Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu

Dan menjembatani semuanya

Demi memahami dirinya sendiri.”


Sekian yang dapat aku tulis tentang Madre, a must read book.

Ga sabar nunggu Supernova 4 nih! :D



“Layang-layang itu bebas di langit. Tapi tetap ada benang yang mengikatnya di bumi."

Vanilla Twilight - Owl City

The stars lean down to kiss you
And I lie awake and miss you
Pour me a heavy dose of atmosphere

'Cause I'll doze off safe and soundly
But I'll miss your arms around me
I'd send a postcard to you, dear
'Cause I wish you were here

I'll watch the night turn light-blue
But it's not the same without you
Because it takes two to whisper quietly

The silence isn't so bad
'Til I look at my hands and feel sad
'Cause the spaces between my fingers
Are right where yours fit perfectly

I'll find repose in new ways
Though I haven't slept in two days
'Cause cold nostalgia
Chills me to the bone

But drenched in vanilla twilight
I'll sit on the front porch all night
Waist-deep in thought because
When I think of you I don't feel so alone

I don't feel so alone, I don't feel so alone

As many times as I blink
I'll think of you tonight
I'll think of you tonight

When violet eyes get brighter
And heavy wings grow lighter
I'll taste the sky and feel alive again

And I'll forget the world that I knew
But I swear I won't forget you
Oh, if my voice could reach
Back through the past
I'd whisper in your ear
Oh darling, I wish you were here


12 November 2011

Owl City - I'll Meet You There

If we could sit together a moment
And talk forever just to pass the time
I would smile as the shivers and chills run down my spine
With your eyes are locked on mine

Oh we will fill the metro skies with country air
And when you close your tired eyes I'll meet you there
I'll meet you there

Deep inside of you there’s a ruby glow
And it gets brighter then you and I will ever know
There’s a rushing sound that surrounds us when we walk alone
And it’s everything we've never known

Wander down the street
And I would be the pavement beneath your feet
If we could just be immobile for some time
And finally figure out the way we feel
About the missing puzzle pieces and cloudy question marks
It still looks a bit surreal

Oh I tend to disappear here and there
So concentrate and you’ll feel me everywhere
And well feel the metro skies with country air
If you’re lost when you close your eyes I’ll meet you there

You could be anywhere
I’ll meet you there
You could be anywhere
Open your eyes and see everything you can be
I'll meet you there


*yup, I'll meet you there ^^

Raport

barusan menengok nilai rapor sem. 1-4. ternyata grafiknya naik-turun-naik.
dan nilai semester 3 ternyata hancur parah. benar.benar.sangat.parah. :'(
huhu, ga enak banget ngeliatnya..
nah, gimana ya semester 5 ini?beberapa mapel mungkin bisa naik.
tapi buat fisika? Need miracle to make nilainya naik..
Huauaua..

09 November 2011

haha, setelah kemarin2 posting yg singkat2 (kaya apdet status), sekarang mau ngetik yang agak panjang deh..

Well, I dunno where to start, so just let it flow lah yaa :)

the most important thing happening early this month is my birthday on 5th..

Quoting Dee's song, Grow A Day Older :
'...I'm thankful for this moment 'cause I know that I grow a day older...'

yup, everyday I grow a day older, hope it's not only the growth but also the maturity :D

thanks buat everyone for the gifts, I love them all guys :D
and, especially for him who made my day (mungkin dia tidak sadari itu) ^^

baiklah, cukup about my b'day..
lanjut about hal lain deh yaa..


Minggu ini baru ulangan biologi dan bahasa Indonesia, semoga hasilnya baik deh.
Masalahnya, my physics test result was surprisingly shockin' me! Really bad :(
sudahlah :(

well, I dunno what else to write..

Ah, I remember that the moon is good to see tonight :D
I wish you could see it there ^^
take care, break your limit :D

oke, segitu dulu dah yaa :D